Orang Syiah Tidak Berhak Mendapatkan Jatah Fa’i

Orang Syiah Tidak Berhak Mendapatkan Jatah Fa’i

Allah Ta’ala berfirman, “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, ‘Ya Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang’.” (Al-Hasyr [59]: 10).

Beberapa ulama memakai ayat tersebut sebgai dalil bahwa orang-orang Rafidhah tidak memilik jatah fa’I (rampasan perang), selamanya. Berdasarkan ini, pemerintah seharusnya tidak memberikan santunan atau apapun namanya, selamanya. Kecuali bila mereka tidak menampakkan terang-terangan madzhab Rafidhah mereka. Dengan itu mereka bias disantuni.

(Fatwa Ibnu Ibrahim, XIII : 248)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.