Orang-orang Zaidiyah Menyatakan, “Kami diperintah Agar Mencintai Ahli Bait”

Orang-orang Zaidiyah Menyatakan, “Kami diperintah Agar Mencintai Ahli Bait”

Orang yang menyatakan bahwa masalah ini menyebabkan kita mempertentangkan teks-teks (nash) khusus yang berhubungan dengan isu ini, maka ini masuk dalam bab khusus dan umum. Bagi Orang-orang Zaidiyah meyembah kuburan adalah bagian dari mereka, juga membangun kuburuan adalah bagian dari mereka, juga membangun kubur-kubur orang shalih diantara mereka adalah sesuatau yang sudah populer. Mereka menyangkal orang islam diluar mereka, mereka membangun kuburan, bahkan sebagian mereka membangun kuburannya sebelum ia mati. Mereka mengemukakan alas an bahwa mereka melakukan itu untuk menghormati orang shalih diantara mereka. Mereka menyangkal pengikut madzhab Syafi’i. Bagaimana pun, membangun kuburan ini lebih luas terjadi dikalangan Syafi’iyah dibanding Zaidiyah. Tetapi orang-orang yang berpaham Mu’tazilah dikalangan Zaidiyah lebih banyak daripada Syafi’iyah. Oleh karena itu sandaran mereka satu-satunya adalah kitab karya Zamakhsyari, Al-Kasyaf. Mulut-mulut boleh-boleh saja mengaku-aku, namun yang menjadi timbangan adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. Hadits shahih menyebutkan : “Sekiranya setiap tuntutan orang dikabulkan begitu saja”.

Dalam Al-Qur’an, Fir’aun berkata dalam pidatonya “Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi.” (Al-Mu’min [40] : 26).

(Fatwa-fatwa Ibnu Ibrahim, XIII : 257)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.