Hukum Memakan Daging Hewan yang Disembelih Oleh Orang Syiah

Hukum Memakan Daging Hewan yang Disembelih Oleh Orang Syiah

Soal:
Penanya dan jamaah yang bersamanya tinggal di perbatasan Utara, berdekatan dengan markas-markas kelompok orang-orang Iraq. Di sana, ada jamaah yang bermadzhab ja’fariyah. Sebagian dari mereka menolak makan  daging hewan sembelihan orang-orang tersebut, sedangkan sebagian lagi mau memakannya. Pertanyaan kami boleh (halal) memakan daging tersebut, perlu diketahui bahwa mereka suka berdoa kepada Ali, Hasan, Husain, dan seluruh pemimpin mereka, dalam keadaan susah dan senang?

Jawab:
Bila persoalannya benar seperti yang diungkapkan oleh penanya, bahwa komunitas yang di sekitarnya adalah orang-orang yang beraliran ja’fariyah yang suka berdoa kepada Ali, Hasan, Husain dan pemuka-pemuka mereka, maka orang-orang tersebut telah musyrik dan murtad dari Islam – kita berlindung kepada Allah.

Memakan daging hewan yang disembelih mereka tidak halal karena itu adalah bangkai, walaupun mereka menyebut nama Allah dalam penyembelihannya. Semoga Allah memberikan taufik serta melimpahkan shalawan dan keselamatan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Komisi Tetap untuk Riset dan Ilmiah dan Fatwa:
Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua: Abdurrazaq Afifi
Anggota:
(1) Abdullah bin Qu’ud
(2) Abdullah bin Ghadyan
(Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts wal ifta’, II : 372)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.